Tumbuhkan Jiwa Kemanusiaan, PMR SMA Negeri 1 Pringgarata Gelar Orientasi Kepalangmerahan.

SMAN 1 Pringgarata | Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI selalu berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan.

Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Dalam hal pembinaan dan pengembangan, anggota remaja PMI diwadahi dalam sebuah organisasi Palang Merah Remaja (PMR).

Dalam PMR dikenal Tri Bakti yang harus dilaksanakan oleh semua anggota yakni, meningkatkan keterampilan hidup sehat, berkarya dan berbakti kepada masyarakat, dan mempererat persahabatan nasional dan internasional.

Dalam rangka mengimplementasikan tri bakti tersebut, ekstrakurikuler PMR SMA Negeri 1 Pringgarata hari ini, Sabtu (09/01/2021) melaksanakan kegiatan orientasi kepalangmerahan bagi anggota baru. Kegiatan orientasi terpusat di lingkungan sekolah dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yang ketat dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari mulai Sabtu – Minggu, 09 – 10 Januari 2021 . Tema yang diangkat yakni “Meningkatkan Solidaritas dan Menumbuhkan Jiwa Kemanusiaan”.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh kepala SMA Negeri 1 Pringgarata, H. Iwan Riawan, S.Pd.,M.Pd didampingi oleh beberapa Wakil Kepala Sekolah dan Koordinator Ekstrakurikuler. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan berbagai arahan penting termasuk memberikan motivasi kepala para peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius. Beliau mengingatkan bahwa peran PMR di sekolah maupun di lingkungan masyarakat luas sangat luar biasa.

Dalam kesempatan yang sama, pembina ekstrakurikuler PMR, M. Rijalul Kirom, S.Pd mengatakan, kegiatan orientasi kepalangmerahan bagi anggota merupakan langkah awal dalam membentuk karakter peduli terhadap sesama ditengah masyarakat.

“Sesuai dengan tema, kegiatan orientasi kepalangmerahan ini kita harapkan dapat melatih jiwa kemanusiaan pada diri anggota sehingga akan muncul solidaritas yang tinggi antarsesama” ucap pembina PMR yang juga merupakan guru matematika itu.

Adapun terkait dengan usia dan prestasi, ekstrakurikuler PMR merupakan ekskul yang berusia cukup tua. Ekskul PMR telah banyak merasakan asam garam dinamika perkembangan dan telah banyak mengantongi berbagai prestasi.