Hari Kelima Simulasi, Kasi Kurikulum Dikbud NTB Apresiasi SMAN 1 Pringgarata

SMAN 1 Pringgarata – edukasinfo.com | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB pada minggu kedua di hari kelima ini, Jum’at (25/9/2020) terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan sumulasi belajar tatap muka. Mewakili Kepala Dinas Dikbud NTB, Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Bidang Pembinaan SMA, Purni Susanto, S.Pd.,M.Hum melakukan monitoring di SMAN 1 Pringgarata bersama Pengawas Pembina, Bambang Nurcahyono dan Rustamaji.

Didampingi Kepala SMA Negeri 1 Pringgarata, H. Iwan Riawan, S.Pd.,M.Pd., Kasi Kurikulum meninjau setiap ruang belajar dan sudut lingkungan sekolah guna memastikan proses simulasi belajar tatap muka terlaksana sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19. Dari hasil pemantauannya, Ia mengapresiasi pelaksanaan simulasi yang berlangsung tertib sesuai standar protokol Covid-19.

“Pengaturan tempat duduk dan pelindungnya sangat bagus”, ucap Purni.

Purni juga menyempatkan diri menyapa hangat para pendidik dan peserta didik yang tengah melaksanakan pembelajaran. Ia terus mengingatkan warga sekolah khususnya peserta didik untuk tetap menjaga diri di masa pandemi ini dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan menjaga kebersihan. Pada moment tanya jawab ringan bersama peserta didik, Purni juga memastikan para peserta didik telah mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan sekolah dan termasuk sarapan dibawa dari rumah. Mengingat di masa pandemi ini Kemendikbud melarang aktifitas yang menimbulkan kerumunan banyak orang seperti kantin. 

Pada sesi tanya jawab Purni sempat kaget dan tersentuh dengan jawaban anak. “Kami lupa sarapan saking senangnya bisa masuk sekolah dan ketemu dengan teman-teman dan guru”, ucap Habib Zamri salah seorang peserta didik kelas XII Bahasa.

Pemeriksaan Suhu Tubuh Peserta Didik

Proses Belajar Tatap Muka Dengan Protokol Covid-19

Ruang Isolasi SMAN 1 Pringgarata

Meski kegiatan ini hanya bersifat simulasi dalam waktu yang cukup singkat, peserta didik sangat antusias mengikuti pembelajaran. Untuk itu pihak sekolah telah mempersiapkan simulasi ini secara matang agar pada bulan Oktober mendatang, sekolah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka di masa kebiasaan baru/new normal.

Sumber : edukasinfo.com