Kebijakan Partisipatoris: Rahasia Prestasi Melejit

SMAN 1 Pringgarata | Dalam rangka meningkatkan prestasi siswa di bidang akademik dan non akademik, SMAN 1 Pringgarata terapkan kebijakan partisipatoris. Kebijakan ini merupakan upaya memberikan ruang kepada warga sekolah dan masyarakat umum untuk berpartisipasi secara aktif dalam memajukan sekolah.

Kebijakan partisipatoris sendiri diterapkan sejak tahun 2020 hingga saat ini di bawah kepemimpinan H. Iwan Riawan selaku Kepala SMAN 1 Pringgarata. Kebijakan ini diklaim sebagai rahasia sukses dan berhasil melejitkan prestasi siswa dalam berbagai event tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Wakasis) SMAN 1 Pringgarata, Hablul Warid menjelaskan bahwa konsep dasar kebijakan ini adalah upaya pelibatan semua pihak dalam proses pengelolaan pendidikan. “Hal ini dalam rangka sekolah mencapai tujuannya untuk mencapai prestasi,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pembelajaran tatap muka terbatas, pada Kamis (26/8).

Dalam implementasinya, Wakasis memaparkan bahwa langkah pertama yang dilakukan kepala sekolah yakni mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki oleh sekolah, baik potensi siswa, guru, maupun sarana dan prasarana, termasuk masyarakat sekitar sekolah. Selanjutnya adalah menentukan target dan tujuan yang ingin dicapai.

“Untuk mencapai target dan tujuan, maka harus disesuaikan dengan visi dan misi sekolah. Dengan demikian, potensi yang dimiliki sekolah dapat dikelola dengan tepat,” tutur Wakasis Warid.

Sementara itu, langkah kedua dalam penerapan kebijakan ini adalah melakukan proses ‘transaksi’ dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan sekolah. Dalam proses tersebut kepala sekolah menyampaikan target dan tujuan awal untuk disepakati secara bersama-sama.

“Kepala sekolah membuka ruang diskusi seluas-luasnya kepada guru, siswa, dan lainnya yang dilibatkan untuk mencapai kesepakatan bersama. Kemudian menyusun program kerja bersama,” pungkasnya.

Dengan menerapkan kebijakan tersebut, berbagai prestasi berhasil diraih diantaranya, Juara essay dan sketsa pada Festival Rinjani IV 2020, serta Juara Lomba Poster Tingkat SMA/SMK se Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Selain itu, ekstrakurikuler taekwondo juga berhasil meraih medali emas dan perunggu dalam ajang Pugnator Badung Sport Tourism Taekwondo Internasional Championsip.

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang guru mata pelajaran Matematika yang juga merupakan Koordinator Ekstrakurikuler, Suparwadi mengungkapkan besarnya pengaruh dan perubahan yang terjadi di SMAN 1 Pringgarata. Menurutnya, kebijakan kepala sekolah sangat berpihak pada warga sekolah.

“Transparansi dalam tata kelola pendidikan sangat baik, sehingga mendorong para siswa dan guru untuk terus berprestasi,” ucapnya.

Di tempat berbeda, salahsatu siswa SMAN 1 Pringgarata, Irman Muliadi mengaku senang dan mengapresiasi kebijakan yang diterapkan oleh kepala sekolah. Sejak berlakunya kebijakan ini, Irman merasa sangat terfasilitasi dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran.

“Saya sangat senang sama kepala sekolah karena sudah melibatkan kita dalam setiap program sekolah,” ucap siswa jurusan IPA kelas XII itu.