Guru SMAN 1 Pringgarata Raih Nominasi Penulis Produktif Indonesia

SMAN 1 Pringgarata | Prestasi membanggakan diraih oleh salah seorang guru SMAN 1 Pringgarata, Hablul Warid, S.Ag.,M.Pd. Guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang akrab disapa ustadz itu terpilih sebagai nominator dalam program Adi Acarya Award 2019.

Penetapan sebagai nominator diumumkan melalui situs resmi adiacaryaaward.com. Terpilihnya sebagai nominator atas dedikasinya sebagai penulis yang produktif dalam upaya memajukan pendidikan dan literasi di Indonesia.

Pria kelahiran 1972, warga Dasan Baru, Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah itu ditetapkan sebagai nominator bersama dengan 29 orang penulis seluruh Indonesia lainnya. Sebagaimana yang dimuat dalam pengumuman tersebut, semua Nominator akan diundang untuk hadir di Festival Literasi Nasional 2020 yang  akan diselenggarakan pada Kamis, 12 Maret 2020 di Graha Wisata Niaga, Jl. Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah (57141).

Sebagai penulis handal dengan beberapa buku yang telah diterbitkan, Ia juga memiliki segudang pengalaman berorganisasi dan saat ini masih aktif mengelola LSM yang dibangunnya sejak lajang dulu. Suami dari Nely Kusumaningrum  sekaligus bapak dari 4 orang putri itu dikenal sebagai sosok kreator yang sangat bersahaja oleh keluarga besar SMAN 1 Pringgarata.

Atas prestasi tersebut, ucapan selamat terus mengalir baik dari pihak panitia penyelenggara maupun masyarakat luas lainnya. Selain itu, ucapan selamat juga disampaikan oleh Bapak Kepala SMAN 1 Pringgarata, H. Iwan Riawan, M.Pd melalui pesan singkatnya berharap karya tersebut dapat mencerdaskan generasi penerus bangsa. Sehingga dapat memajukan pendidikan di Indonesia dan khususnya dalam rangka mewujudkan NTB Gemilang.  Beliau juga berharap semua dewan guru lainnya juga terus berkarya.

“Selamat ustadz semoga semoga karyanya dapat mencerdaskan anak bangsa dan untuk kemajuan pendidikan serta untuk NTB Gemilang. Semoga teman-teman yang lain juga bisa menyisihkan waktu untuk berkarya”, harapan Bapak Kepala Sekolah.